Karya Dosen IIQ: Tafsir bi al-Ra’yi: Tafsir al-Qur’an dengan Ijtihad

Penulis : Dr. Anshori, LAL

Editor: Ali Mursyid dan M. Ulinuha

Penerbi: GP Press Jakarta

Tahun Terbit: Cetakan I, 2010

Dalam disiplin Tafsir al-Qur’an, jumhûr ulama ulûm al-Qur’ân dan tafsir, menyatakakan bahwa ada dua sumber untuk menafsirkan al-Qur’an, yaitu sumber periwayatan (hadits) dan sumber ijtihad para ulama (ra’yu). Meski Ali al-Shobuni menambahkan bahwa ada satu lagi sumber penafsiran, yaitu Isyâry, tetapi mayoritas ulama menyatakan bahwa sumber penafsiran al-Qur’an adalah sumber riwâyah (hadits) dan sumber dirâyah (ijtihad). Buku karya Dr. Anshori, Tafsir bi al-Ra’yi ini adalah karya yang mencoba menjelaskan tentang tafsir al-Qur’an yang bersumber pada ijtihad para ulama ahli tafsir (mufassir).

Pada bagian pertama buku ini, pembaca akan dikenalkan dasar-dasar pengetahuan tentang tafsir bi al-ra’yi, mulai dari definisi, batasan, ragam dan macamnya, sampai pada perdebatan ulama mengenainya, keterkaitannya dengan ijtihad dan hal-hal mendasar lainnya. Pengetahuan dasar mengenai tafsir bi al-ra’yi ini penting sebelum mempelajari kajian tafsir bi al-ra’yi lebih lanjut.

Yang menarik dari bagian pertama ini adalah, penulis secara panjang lebar menjelaskan bagaimana menafsirkan Al-Qur’an yang benar, ternyata telah menjadi bahan perdebatan ‘seru’ para ulama ‘salaf’ sejak dahulu. Khususnya mengenai apakah tafsir Al-Qur’an dengan nalar dan ijtihad (bi al-rayi) dapat diterima atau tidak? Apakah hakikat perbedaan pendapat ulama tersebut? Tafsir bi al-ra’yi yang bagaimana yang dapat diterima? Apa saja syarat dan kode etik seorang mufassir bi al-ra’yi?, dan beberapa point pembahasan lainnya yang terkait. 

Sementara pada bagian kedua, buku ini berisi penjelasan mengenai metode tafsir dan corak tafsir bi al-Ra’yi. Pada bagian metode tafsir, sebagaimana buku-buku metode tafsir lainnya, pada bagian pembahasan metode tafsir, buku karya dekan fakultas Tarbiyah IIQ Jakarta ini menjelaskan tentang metode tafsir Tahlily, Maudhûi’iy, Ijmâly dan Muqarran. Sedangkan untuk corak tafsir, dijelaskan beberapa corak tafsir, seperti corak tafsir fiqhy, ilmy, falsify, isyary dan yang lain-lainnya, disertai pula penjelasan beberapa kitab tafsir yang termasuk tafsir bi al-Ra’yi. (Ali Mursyid)

Artikel Terkait

  • Tafsir Bi al-Ra'yi: Menafsirkan al-Qur'an dengan Ijtihad