Menag RI : Negara Berhutang Kepada IIQ Jakarta

( 29-08-2016 Pukul 13:05:55 WIB )

Menteri Agama RI menghadiri wisuda dan Dies natalis IIQ Jakarta ke 39. Dalam acara tersebut, Menag RI memberikan orasi ilmiah dan meresmikan pembukaan Program S-3 Pascasarjana IIQ Jakarta. Dalam sambutannya sebelum menyampaikan orasi ilmiah, Lukman menyampaikan apresiasi atas peran dan kiprah IIQ Jakarta dalam pemeliharaan Al-Qur'an.

 "Atas nama pemerintah, kami sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yayasan IIQ, Rektor dan seluruh pemgnku kepentingan serta seluruh keluarga besar IIQ Jakarta atas koontribusi yang diberikan kepada bangsa dan negara selama ini" ujar Menag RI.

 Lebih lanjut Menag RI secara tegas menyatakan bahwa negara berhutang kepada IIQ Jakarta. "Saya bisa katakan sesungguhnya Negara sangat berhutang kepada IIQ dalam konteks kaderisasi dan pemeliharaan Al-Qur'an sekaligus pemberdayaan perempuan" tambahnya.

 Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta menyelenggarakan wisuda periode semester genap Tahun Akademik 2015/2016 pada hari Sabtu, 27 Agustus 2016, bertempat di gedung Pesantren Takhasus IIQ, Jl. Moh Toha, No 31, Pamulang, Tangerang Selatan. Prosesi wisuda yang dilaksasanakan dalam tajuk Sidang Terbuka Senat & Guru Besar IIQ yang dipimpin langsung oleh Rektor IIQ, Prof. Dr. Hj. Huzaemah T Yanggo, MA. ini mewisuda Mahasiswi Program Sarjana dan mahasiswi/a Program Pascasarjana S-2. Kegiatan wisuda tersebut sekaligus menjadi puncak rangkaian acara Dies Natalis IIQ Jakarta ke-39.

 Gelaran wisuda yang mengambil tema “Implementasi Kandungan Al-Qur’an di Bumi Nusantara” merupakan yang ke-17 untuk Program Sarjana (S-1) dan mewisuda sebanyak 138 lulusan. Sementara untuk Program Pascasarjana S-2, ini merupakan gelaran wisuda yang ke-10 dan mewisuda 36 lulusan. Artinya pada tahun 2016 ini IIQ Jakarta telah mencetak 138 sarjana dan 36 master, dengan total 174 lulusan.(Admin/LPPI)

Berita Terkait