Kaprodi Magister Pendidikan Agama (PAI) Program Pascasarjana Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta, Dr. Fajar Syarif, MA menjadi narasumber dalam acara kuliah tamu dengan tema “Masa Depan Pendidikan Agama Islam: Antara Tradisi, Inovasi dan Globalisasi” di Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Syeikh Nawawi Banten pada Senin, 23 Juni 2025. Kuliah tamu tersebut dihadiri Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Muhammad, S.Pd.I., M.Pd. beserta dosen yang lain.

Dalam paparan kuliah tamu-nya, Dr. Fajar Syarif, MA, mengeksplor tantangan dan isu Pendidikan Islam di masa depan. Masa depan pendidikan Islam ditandai dengan tantangan dan peluang yang signifikan. Di satu sisi, pendidikan Islam harus beradaptasi dengan tradisi dan globalisasi, serta mampu menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks. Di sisi lain, pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan moderat agar peserta didik yang terdapat pada Pendidikan Islam itu lebih bersikap kreatif, dan inovatif.

Dengan demikian, Pendidikan Islam di masa depan harus mengarah pada integralistik, humanistik, pragmatik dan harus berakar kepada budaya yang kuat. Pendidikan Islam harus integralistik karena Pendidikan Islam itu menghasilkan manusia yang memiliki integritas tinggi. Pendidikan Islam harus humanistik karena pendidikan Islam di Indonesia bertujuan untuk mengakui dan menghormati pluralisme dan multikulturalisme. Sementara melalui Pendidikan Islam pragmatis, maka kurikulum teknologi, keterampilan, dan life-skill lainnya akan semakin banyak diintroduksi oleh pendidikan Islam Indonesia. Dan juga Pendidikan Islam harus berakar kepada budaya yang kuat agar pendidikan tidak meninggalkan akar-akar sejarah, baik sejarah kemanusiaan pada umumnya maupun sejarah suatu bangsa atau masyarakat tertentu. (FS)