Tangerang Selatan, 30 Desember 2021

Institut Ilmu Al-Quran Jakarta kembali melahirkan seorang Doktor Ilmu Al-Quran dan Tafsir yang ke-6. Doktor atas nama Sofian Effendi, MA. berhasil mempertahankan hasil penelitiannya dalam ujian promosi yang dilaksanakan tanggal 30 Desember 2021 di hadapan dewan penguji yang terdiri dari Prof. Dr. KH. Sayid Aqil Husen Al-Munawwar, MA, Prof. Dr. H. Darwis Hude, MA, Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA, Dr. H. Muhammad Azizan Fitriana MA, Dr. HM. Ulinnuha Husnan, MA. Pimpinan sidang promosi ini adalah Pjs Rektor IIQ Jakarta, Dr. Hj. Nadjematul Faizah, SH., M.Hum.

Berdasarkan hasil penelitian Sofian Effendi bahwa metode pembelajaran Al-Quran di Indonesia berjumlah 260 metode. Geneologi Metode tersebut bermula dari metode Baghdadiyah yang masyhur sejak masa dinasti Abbasiyah. Secara teoritis penulis menjelaskan ada dua macam metode dalam pembelajaran Al-Quran secara genealogi yaitu metode induk dan metode turunan. Sedangkan dalam penulisannya terpolakan menjadi 2 hal yaitu, pertama, metode yang teknis penyusunannya di awal disusun dengan satu jilid/buku ajar tunggal, kemudian berkembang jadi berjilid-jilid. Kedua, sumber literatur 260 metode tersebut adalah berasal dari kalangan pesantren, akademisi, lingkungan sekolah, ormas, lembaga terkait dan lain sebagainya.

Sofian Effendi merupakan doktor ke-6 dari lulusan program studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir program pascasarajana IIQ Jakarta.

Disertasi yang ditulis sebanyak 844 halaman ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu dan metode pembelajaran Al-Quran di Indonesia. (as/301221)