Dr. Sri Widyastri, M.Pd., dosen sekaligus Sekretaris Prodi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) IIQ Jakarta berhasil mengikuti program Schoolar in Residence (SIR) yang diselenggarakan oleh Faculty of Education Universitas Islam International Indonesia (UIII), Depok selama 3 bulan (April-Juni) pada 2023. Pendaftar dari program SIR tersebut berasal dari berbagai dalam negeri bahkan dari luar negeri seperti Malaysia, Filipina, India, Nepal, Somalia dan negara-negara lainnya.

Program Schoolar in Residence (SIR) tersebut meliputi dana penelitian 30 juta rupiah, menjadi dosen tamu pada program Pascasarjana UIII, ikut berpartipsipasi dalam kegiatan Faculty of Education (FoE), seperti pembelajaran, ujian-ujian, seminar, dan kegiatan lainnya, penelitian dan pembimbingan penulisan artikel yang akan diterbitkan pada jurnal Muslim Education Review (MER) UIII, dan program terakhir adalah adalah presentasi hasil penelitian dalam kegiatan  lunch talk yang diadakan oleh Faculty of Education (FoE) dengan judul “Transmission of Al-Qur’an in Islamic Education.”

Dalam paparannya, Sri Widyastri menjelaskan Transmisi keilmuan Islam melalui sistem sanad adalah bagian dari pendidikan Islam, studi Islam dan dakwah. Sistem sanad merupakan sistem yang dapat menelusuri akar-akar keilmuan Islam. Berdasarkan transmisi keilmuan tersebut dapat diketahui bahwa epistemologi keilmuan Islam atau metode yang digunakan dalam memperoleh keilmuan Islam salah satunya adalah sistem sanad. Nabi SAW bersabda من قال القرآن  برأْيه فاصاب فقد أخطأ Barangsiapa mengucapkan Al-Qur’an dengan pikirannya sendiri (tanpa guru) dan merasa benar, maka dia telah melakukan kesalahan. (HR. al-Tarmiẓī). (SW)