KONTRIBUTOR PEMIKIRAN HADIS DI INDONESIA
Studi Kajian Hadis di Indonesia dari Perorangan hingga Lembaga
Abstract
Pemuka-pemuka muslim di Indonesia dan bahkan juga lembaga Islamnya ikut serta dalam mengkaji hadis Nabi Muhammad Saw. dan kajiannya menjadi sumbangan akademik dalam bidang hadis. Dalam kajian ini difokuskan dengan empat tokoh dan dua lembaga. Empat tokoh terseut ialah: Pertama: Syaikh Mahfudz at-Tarmasi yang dilahirkan di Desa Termas, yang memiliki karya dalam bidang hadis dengan judul Manhaj
Zawi al-Nazar Syarh Manzumah al-Asar dan Al-Khil‟ah alFikriyyah bi Syarh al-Minhah al-Khairiyyah. Kedua: Muhammad Syuhudi Ismail, Ia telah melakukan takhrij al-hadis dan al-i‟tibar serta meneliti pribadi periwayat dan metode periwayatannya. Ketiga: Teungku Muhammad Hasbi al-Shiddieqy, ia telah memberikan ta`rif hadis dan sunnah, dan juga menjelaskan posisi hadis sebagai hujjah, serta kedudukan ilmu rijalul hadis. Keempat: Kamaruddin Amin, Pemikirannya terhadap hadis ialah mengenai metode isnad cum matn analysis, mengenai kullu shahabah „udul, kritik terhadap pakar hadis muslim modern, kritik terhadap teori common link, dan kritik terhadap teori argumentum e silentio. Sedangkan kontributor dari lembaga Islam Indonesia, penulis mengambil dua sampel, yaitu Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan Persatuan Islam (PERSIS). LDII memandang hadis dha‟if seperti halnya hadis palsu, sedangkan PERSIS memandang hadis tersebut tidak bisa dijadikan hujjah dalam agama, kecuali dalam kasus tertentu yang mendesak keperluannya untuk sekedar sebagai pembatas.
References
Amin, Kamaruddin, Menguji Kembali Keakuratan Metode Kritik Hadis, Jakarta: Hikmah, 2009.
Ash-Shiddieqy, Muhammad Hasbi, Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis, Semarang: Pustaka Rizki Putra, 2009.
Dakhili, Qanun Asasi-Qanun, Penjelasan Qanun Asasi-Qanun Dakhili Pedoman Kerja Program Jihad 2005-2010 Persatuan Islam, Bandung: Persis Press, 2005.
Federspiel, Howard M, Persatuan Islam: Islamic Reform in Twentieth Century Indonesia, terj. Yudian W. Asmin dan Afandi Mochtar, Yogyakarta: Gadjah Mada
University Press, 1996.
Ismail, M. Syuhudi, Kaidah Kesahihan Sanad Hadis Telaah Kritis dan Tinjauan dengan Pendekatan Ilmu Sejarah. Jakarta: Bulan Bintang, 2014.
Ismail, M. Syuhudi Ismail, Hadits Nabi Menurut Pembela Pengingkar Dan Pemalsunya, Jakarta: Gema Insani Press, 1995.
Kementrian Agama Republik Indonesia. 2016. Ensiklopedi Pemuka Agama Nusantara. Jakarta: Puslitbang Lektur Khazanah dan Keagamaan Balitbang dan Diklat Kemenag.
Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam, Bahaya Islam Jamaah-Lemkari-LDII, Jakarta: Al-Kautsar, 1999.
Muhajirin. 2016. Kebangkitan Hadis di Nusantara. Yogyakarta: Idea Press.
Muhammad, Nur Hidayat, Benteng Ahlussunnah wal Jamaah: Menolak Faham Salafi, Wahabi, MTA, Hizbut Tahrir dan LDII, Kediri: Nasyrul „Ilmi, 2012.
Muhammad, Nur Hidayat, Benteng Ahlussunnah wal Jamaah: Menolak Faham Salafi, Wahabi, MTA, Hizbut Tahrir dan LDII, Kediri: Nasyrul „Ilmi, 2012.
Ottoman. “Asal-usul dan Perkembangan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII)”, dalam Jurnal UIN Raden Fatah Palembang.
Pajriah, Sri, “Gerakan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 1990-1998”, dalam Jurnal Artefak, 2013.
Shiddiqi, Nourouzzaman, Fiqh Indonesia: Penggagas dan Gagasannya, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1997.
Suliaman, Fithriady Ilyas dan Ishak bin Hj. “Muhammad Syuhudi Ismail (1943-1995); Tokoh Hadis Prolifik, Ensiklopedik,
Dan Ijtihad”, Islam Futura.
Suharto, Toto, Pendidikan Berbasis Masyarakat Organik: Pengalaman Pesantren Persatuan Islam, Surakarta: FATABA Press, 2013.
Suryadi, dkk, Metodologi Penelitian Hadis, Yogyakarta: Pokja Akademik UIN Sunan Kalijaga, 2006.
Suryadi & Muhammad Alfatih Suryadilaga, Metodologi
Peneltian Hadis, Yogyakarta: TH-Press, 2012.
Suryadilaga, Muhammad Alfatih, Aplikasi Penelitian Hadis: Dari Teks Ke Konteks,Yogyakarta: Kalimedia, 2016.
Copyright Notice
Copyright and Licensing Terms of Jurnal MISYKAT
Authors who publish their work in Jurnal MISYKAT agree to the following terms:
-
Copyright Retention: Authors retain full copyright ownership of their articles without any restrictions.
-
Right of First Publication: Authors grant Jurnal MISYKAT the right of first publication, allowing the journal to publish and distribute the work simultaneously in both print and electronic formats.
-
Creative Commons Licensing: All articles published in Jurnal MISYKAT are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
What does this mean for authors and readers? Under this license, anyone is free to:
Share: Copy and redistribute the material in any medium or format.
Adapt: Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following strict conditions:
Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
-
Self-Archiving Policy: Authors are permitted and highly encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories, open-access repositories, or on their personal websites) after the official publication process is complete. This practice is encouraged as it can lead to productive academic exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.
Privacy Statement (Recommended addition for OJS)
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.











