ثطبيق الشريعة الإسلامية في إندونيسيا
Abstract
Terbitnya Perppu No. 2 tahun 2017 tentang Organisasi Masyarakat menimbulkan polemik hebat di seluruh pelosok tanah air. Ada yang mendukung namun tak sedikit juga yang menentang. Kelompok pendukung beranggapan bahwa Perppu ini sebagai respon yang tepat dari pemerintah atas maraknya berbagai serangan terorisme di Indonesia. Sementara bagi kelompok penentang, perppu ini merupakan bukti bahwa rezim sekarang sedang membangun system diktator. Selain itu mereka juga menuding bahwa ormas Islam yang akan banyak menjadi korban penerapan perppu tersebut, khususnya ormas Islam yang dikenal memperjuangkan formalisasi penerapan syariah Islam (tathbiq syari’ah) di Indonesia.
Artikel ini tidak hendak memperpanjang daftar polemik Perppu tersebut, tetapi akan mencoba menjelaskan sejarah perjalanan penerapan hukum Islam di Indonesia. Tulisan ini hendak membuktikan bahwa hukum Islam sudah berjalan dan menyatu dengan tradisi dan budaya bangsa Indonesia. Dengan bukti sejarah bahwa ketika nusantara berada dalam tekanan penjajahan, hukum Islam masih bisa berlaku secara baik, bahkan diakui dalam sistem perundang-undangan Belanda dan Jepang. Maka artikel ini menegaskan secara ilmiah, dengan menganalisis data sejarah perkembangan hukum Islam di Indonesia bahwa adanya atau tidak adanya Perppu bahkan apapun bentuk kebijakan pemerintah yang dianggap menghalangi penerapan hukum Islam, tidak akan berpengaruh terhadap eksistensi hukum Islam di Indonesia.
References
َـ.
عبض اللاََغ بً اََاَغَغ الأؾـغاً ُني ،الـغق ؿً الـغق وبان الـغق الىاحُت، بحروث: صاع الآؿاق الجضًًضة، ٍ2، 1977.
الباخثىن بجامعت االإض ىت العاالإ ت، الأًصًًان واالإظَاََب ،ؾُ لاهجى ع-مالحزًًا:
حامعت االإضًًىت العاالإُُت لليكغ.
مدمض ًً عمغ بً الخؿً ،ؿسغ الضًً الغاػي، االإدهىٌ في علم الأنىٌ ، بحروث: ماؾؿت الغؾالت ،1997.
الكُُش عبض الىََاب زلاؾ ،علم ؤنى الـله، اللاَغة: مىخبت الضعىة ،الُبعت الثامىت ،1986.
ؤخمض بً مدمض بً اعون الخلاٌ ،الأمغ باالإعغوؾ والىهي ع االإىىغ، جدل م الكُ ش مكهىع خؿً والكُ ش َكام الؿلا، صاع عماع ، 1990.
ببغاَ ُم بً مىس ى بً مدمض الؼغهاََي الكهحر بالكاََبي االإخىفى : 790َـ ،االإىاؿلاث، صاع ابً عـان، الُُبعت الأولى 1417 ٌ.
Arifin, Busthanul, Pelembagaan Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Gemas Insani Press, 1996.
Ka’bah, Rifyal, Penegakan Syariat Islam di Indonesia, Jakarta:
Rifyal Ka’bah Foundation Publisher, 2016.
Termoshuizen, Marjanne, Kamus Hukum Belanda-Indonesia, Jakarta: Penerbit Djambatan, 1999.
Muhaimin, Abdul, Abdul Wahab, Adopsi Hukum Islam dalam
Sistem Hukum Nasional, Jakarta: GP Press, 2010. Volume 02
Copyright Notice
Copyright and Licensing Terms of Jurnal MISYKAT
Authors who publish their work in Jurnal MISYKAT agree to the following terms:
-
Copyright Retention: Authors retain full copyright ownership of their articles without any restrictions.
-
Right of First Publication: Authors grant Jurnal MISYKAT the right of first publication, allowing the journal to publish and distribute the work simultaneously in both print and electronic formats.
-
Creative Commons Licensing: All articles published in Jurnal MISYKAT are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
What does this mean for authors and readers? Under this license, anyone is free to:
Share: Copy and redistribute the material in any medium or format.
Adapt: Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.
Under the following strict conditions:
Attribution: You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
ShareAlike: If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same license as the original.
-
Self-Archiving Policy: Authors are permitted and highly encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories, open-access repositories, or on their personal websites) after the official publication process is complete. This practice is encouraged as it can lead to productive academic exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work.
Privacy Statement (Recommended addition for OJS)
The names and email addresses entered in this journal site will be used exclusively for the stated purposes of this journal and will not be made available for any other purpose or to any other party.











